Sabtu, 05 Februari 2011

*tentang mereka yang kurang 'beruntung'

*gambar diambil dari internet

sedih melihat begitu banyak anak - anak kecil di negeri ini tidak bisa menikmati indahnya masa kecil mereka. padahal, mereka juga sama seperti anak kecil lainnya yang lebih 'beruntung'. mereka perlu bermain. mereka perlu belajar dengan layak. tinggal ditempat yang layak. dan hidup dengan layak pula.
kadang, faktor kemiskinan membuat mereka tak punya pilihan lain kecuali meneruskan hidup mereka dengan cara apapun. seperti mengamen, meminta - minta, bahkan mereka rela menjadi seorang pencuri hanya agar perut mereka dapat 'terganjal'. pola hidup pun menjadi tak karuan, masa depan mereka pun direnggut dan akhirnya mereka akan menghasilkan keturunan yang suatu saat akan tumbuh seperti mereka sewaktu kecil.

sementara di gedung - gedung tempat para 'pembela' rakyat yang berdasi, baju bagus, dan mobil mewah, kerap kali terjadi sesuatu yang berbanding terbalik . saat mereka rapat untuk 'kebaikan' rakyat, mereka digaji. bensin mobil yang mereka pakai untuk menjalankan 'tugas' untuk rakyat pun mereka dapatkan dari 'uang' yang katanya punya rakyat. makan malam mereka sangat istimewa. dan semua fasilitas yang mewah, yang katanya bersumber dari 'uang' rakyat.
bila semua itu dapat mereka tukar dengan kesejahteraan rakyatnya hal itu mungkin tak akan jadi masalah. tapi coba lihat! masih banyak anak kelaparan. bahkan sampai kekurangan gizi (apa saat mereka makan mereka tak ingat hal ini?). banyak sekolah - sekolah yang bahkan sudah ambruk!!


mungkin sudah banyak yang bersuara tentang hal ini.
mungkin ini bukan satu - satunya tulisan tentang 'para pembela rakyat' itu.

ini hanya curahan hati saya yang ikut merasa sesak saat melihat potret - potret anak jalanan yang hanya bisa menyambung hidup mereka dengan cara apapun.
miris memang. tapi, inilah hidup.






*gambar diambil dari internet

*icha


Jumat, 04 Februari 2011

lope aii :*

kamu tau ?
saat kamu bilang kamu ga punya apa - apa, itu salah
karena kamu adalah cowo yang mempunyai hati yang sangat kaya.
saat kamu bilang kamu bukan lelaki yang baik, itu salah
karena kamu adalah cowo paling tegar dan paling sabar yang pernah saya kenal.

kamu tau ?
saat kamu ngeraguin rasa ini,
hati ini hampa.
saat kamu tak percaya pada diri ini,
hati ini gelisah

hhhhmmm...
seringkali kata - kata puitis di atas saya ucapkan langsung padanya .
pada dia.
Angga Ari Setiadi.

saat pertama mengenalnya dia adalah kecengan setengah matinya sahabat saya sendiri (hhe*lebay). yaaah, seperti cerita - cerita yang sudah - sudah saya niatnya cuma mau nyomblangin dia sama sahabat saya itu. tapi, ternyata eh ternyata dia malah nembak saya (untung ga mati*hehehe)
awalnya saya sama dia backstreet gitu, karena saya ga mau sahabat saya itu sakit hati (padahal kalo dipikir - pikir, kalo ketauan kan bahaya!!), sebenarnya mungkin saya takut kalo sahabat saya itu marah, sehingga saya menyembunyikan semuanya dari dia (maaf yaaa). tapi, belum genap satu bulan sahabat saya mulai mencurigai gerak - gerik kami yang mencurigakan. saya mulai berani untuk bilang pada sahabat saya kalo saya udah jadian sama dia. dan yang mengejutkan adalaaaaaaaaaaahh (jengjengjengjeng!!!) sahabat saya itu tidak marah sedikitpun!!! (*senangnya!!!)

hubungan kami pun berlanjut.

sebulan

dua bulan

satu tahun

dua tahun

tiga tahun

empat tahun

lima tahun

(kok jadi kaya belajar bulan sama tahun??) *hhee

ada saat dimana hubungan saya sama dia (ari) merenggang akibat suatu kesalahpahaman (maklum, pemikiran kita kan beda) bahkan kami sempat putus (walau tidak lama)
itu semua menjadi pelajaran untuk hubungan saya sama dia. dan kesepakatan di antara kita pun tercipta.
"kalo ada masalah, seleseiin hari itu juga"

Ari Angga Setiadi
selain semua yang telah dia berikan melalui rasa sayangnya pada saya, saya juga bisa belajar bagaimana menjadi tegar dalam hidup yang rumit ini. bagaimana menjadi orang yang rendah hati, tetapi tidak direndahkan orang lain. bagaimana menghadapi berbagai macam cobaan dengan hati yang lapang dan hati yang tersenyum.

dia mengajari saya semua itu

dia...

Angga Ari Setiadi :)


*withlove :)
*icha

Kamis, 03 Februari 2011

sakitkah ???

(17 Desember 2010)

Pernahkah kau merasa sakit?
Atau pernahkah kau merasa sangat kesakitan?
Hingga air mata dan teriakan saja tidak cukup untuk menghentikannya

Sakit itu terasa di dada,
Seakan udara yang kau hirup adalah asap beracun. Sesak
Kau pernah merasakannya?

Rasa sakit itu semakin terasa saat air matamu sendiri menghianatimu
Air matamu tak mau mengalir. Kering
Bahkan, tak ada sandaran untuk sekedar menenangkan perasaanmu
Hatimu hancur. Remuk

Apa pernah kau rasakan itu semua?

Saat kau berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang terbai
Untuk menghasilkan sesuatu yang membanggaka
Tapi, tak ada seorangpun yang mempercayai kemampuanmu
Tak ada seorangpun yang memperhatikanm

Apa rasanya?
Sakitkah?
Seperti apa sakitnya?

Saat kau merasa sendiri di tengah tekanan yang menusuk bagai jarum - jarum kecil ke seluruh permukaan kulitmu
Apa yang kau rasakan?
Sakitkah?

Saat kau sendiri diruangan kosong. Gelap.
Meratapi ketololanmu sendiri.
Mencoba untuk memperbaiki serpihan - serpihan kegagalan, namun semua itu sia - sia

Apa rasanya?
Sakitkah?
Seperti apa sakitnya?

*icha

puisi waktu SMA

kawan .
kalian selalu aku sayangi

kalian selalu ada .
untuk tertawa, menangis, bahkan untuk sekedar menemani sepiku

kawan .
terima kasih telah menerima diri yang tak berguna ini
terima kasih telah menerima diri yang slalu menyusahkan ini

kawan .
kalian adalah penyemangat untukku
saat ku terjatuh
saat aku ada dibawah
bahkan saat aku tak tau apa yang harus aku perbuat

terima kasih kawan .
karena telah menjadi kawan yang baik .

*spesial untuk : wanda, tiwi, aninda, mpit, ndyw, raisya, mae, tria, reisha, eueu, tio, chupenk,







*izza

mama :)

mama adalah air mata saat aku sedih .
mama adalah senyuman saat aku bahagia .
mama adalah nyawa dalam setiap nafasku .
mama adalah tulang dalam ragaku .
mama adalah bintang yang menemani malamku .
mama adalah mimpi yang menjaga tidur nyenyakku .
mama adalah warna yang menghiasi hidup bahagiaku .
mama adalah irama dalam laguku .
mama adalah pelangi dibalik hujan yang lebat .
mama adalah segalanya

dan mama adalah malaikat yang dikirim Allah untuk selalu menjaga dan menemaniku
sampai akhir hayat , aku selalu sayang mama karena Allah :)

*icha