*gambar diambil dari internet
sedih melihat begitu banyak anak - anak kecil di negeri ini tidak bisa menikmati indahnya masa kecil mereka. padahal, mereka juga sama seperti anak kecil lainnya yang lebih 'beruntung'. mereka perlu bermain. mereka perlu belajar dengan layak. tinggal ditempat yang layak. dan hidup dengan layak pula.
kadang, faktor kemiskinan membuat mereka tak punya pilihan lain kecuali meneruskan hidup mereka dengan cara apapun. seperti mengamen, meminta - minta, bahkan mereka rela menjadi seorang pencuri hanya agar perut mereka dapat 'terganjal'. pola hidup pun menjadi tak karuan, masa depan mereka pun direnggut dan akhirnya mereka akan menghasilkan keturunan yang suatu saat akan tumbuh seperti mereka sewaktu kecil.
sementara di gedung - gedung tempat para 'pembela' rakyat yang berdasi, baju bagus, dan mobil mewah, kerap kali terjadi sesuatu yang berbanding terbalik . saat mereka rapat untuk 'kebaikan' rakyat, mereka digaji. bensin mobil yang mereka pakai untuk menjalankan 'tugas' untuk rakyat pun mereka dapatkan dari 'uang' yang katanya punya rakyat. makan malam mereka sangat istimewa. dan semua fasilitas yang mewah, yang katanya bersumber dari 'uang' rakyat.
bila semua itu dapat mereka tukar dengan kesejahteraan rakyatnya hal itu mungkin tak akan jadi masalah. tapi coba lihat! masih banyak anak kelaparan. bahkan sampai kekurangan gizi (apa saat mereka makan mereka tak ingat hal ini?). banyak sekolah - sekolah yang bahkan sudah ambruk!!
mungkin sudah banyak yang bersuara tentang hal ini.
mungkin ini bukan satu - satunya tulisan tentang 'para pembela rakyat' itu.
ini hanya curahan hati saya yang ikut merasa sesak saat melihat potret - potret anak jalanan yang hanya bisa menyambung hidup mereka dengan cara apapun.
miris memang. tapi, inilah hidup.
*gambar diambil dari internet
*icha













